Berita Populer di Indonesia

Perbedaan Jenis Benang Pada Kaos Cotton Combed

Cotton Combed yaitu jenis kain katun yang sangat halus yang proses penciptaannya diproses secara khusus sebelum diputar denan mesin pemintal. Memang Cotton Combed lebih mahal harganya jika dibandingkan dengan kain katun biasa. Seperti yang telah dijelaskan bahwa kain cotton combed bahannya memang lebih halus. Karena bahannya dan serat benangnya yang sangat halus serta kuat, maka cotton combed terlihat lebih rata serta rapi. Cotton combed juga sering digunakan untuk bahan seperti seprei dan termasuk juga bahan print kaos.

Kelebihan lain dari katun combed juga bersiifat yang tidak gerah juga mudah menyerap keringat karena berbahan baku dasar cotton combed ini dari serat kapas alami. Dan juga bahan cotton combed ini mempunyai texture yang halus, dingin, dan nyaman dipakai. Sehingga kaos dengan bahan cotton combed sangat cocok digunakan di daerah yang cukup panas, seperti Indonesia yang memang beriklim tropis. Maka jika kamu memakai kaos dari bahan cotton combed akan dapat menyerap keringat.

Ada jenis-jenis kain cotton combed yang banyak dijual dipasaran baik itu dibuat menjadi kaos polos atau disablon menggunakan mesin print kaos dtg. Jenis-jenis tersebut dibedakan menurut jenis benang yang digunakan dan setting grammasinya (gr/m2). Nah berikut adalah jenis-jenis dari kain cotton combed.

Benang 20s : Mempunyai ketebalan antara 180 sampai 220 gram/m2. Bahan ini biasanya digunakan untuk jenis rajutan jarum tunggal.

Benang 24s : Mempunyai ketebalan antara 170 sampai 210 gram/m2. Bahan yang satu ini juga biasanya digunakan untuk jenis rajutan jarum tunggal seperti halnya jenis benang 20s.

Benang 30s : Mempunyai ketebalan antara 140 sampai 160 gram/m2. Bahan ini juga dipakai untuk jenis rajutan jarum tunggal dan juga untuk jenis rajutan jarum ganda, serta bahan kain yang dihasilkan pun mencapai gramasi antara 210 sampai 230 gr/m2.

Benang 40s : Mempunyai ketebalan antara 110 sampai 120 gram/m2. Bahan ini juga sama digunakan untuk jenis rajutan jarum tunggal. Sedangkan untuk jenis rajutan jarum gandanya, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 180 sampai 200 gr/m2

Melihat dari segi jenis-jenis kain tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa semakin besar angkanya, semakin halus dan tipis bahannya, maka akan semakin mahal pula harganya. Meskipun kaos merupakan pakaian santai serta memberi kesan yang sederhana, namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan ketika membedakan kualitas kaos. Selain memperthatikan bahan yang digunakan dalam pembuatan kaos, ternyata kualitas kaos juga ditentukan oleh kualitas jahitannya dan benangnya. Seperti yang sudah dijelaskan diatas tadi semakin baik kualitas jahitan, maka akan semakin memberikan kesan kaos terlihat lebih rapi dan tidak merusak bahan baju.